Jumat, 19 Juni 2009

ABG Kertosono Nganjuk

NGANJUK, KOMPAS.com - Dunia pendidikan Jatim kembali tercoreng. Setelah Kediri heboh video mesum pelajar SMAN 6 Kediri hingga melahirkan SK Kepala Dinas Pendidikan soal larangan membawa ponsel di sekolah, kali ini video hot beredar dari ponsel ke ponsel di Kertosono, Nganjuk.

Kalangan pelajar di daerah itu dihebohkan dengan beredarnya video porno dengan pemeran utama diduga siswi SMAN Kertosono, yang lebih dikenal dengan Smaker. Sedangkan bintang pria adalah pacarnya, alumni sebuah SMA di Kertosono.

Tak tanggung-tanggung, durasi rekaman adegan hot itu berlangsung selama 26 menit 15 detik. Dalam rekaman terlihat, dua sejoli yang masih berusia belasan tahun alias ABG (anak baru gede) itu berbuat layaknya suami istri di sebuah kamar.

Rekaman adegan itu berlangsung lama, karena keduanya melakukan perbuatan tak senonoh itu dengan berbagai macam gaya layaknya adegan dalam fim-film biru.

Semua adegan direkam dengan iringan lagu dangdut. Semua adegan yang terekam utuh itu diduga diambil orang dekat pelaku tanpa sepengetahuan keduanya.
Melihat kualitas gambarnya, rekaman tersebut diduga diambil dengan menggunakan ponsel berkamera. Belum diperoleh keterangan pasti kapan aksi pornografi tersebut dibuat. Saat ini, video tersebut telah beredar luas di Kertosono dan Nganjuk.

Beberapa versi menyebutkan sejumlah lokasi pengambilan gambar. Ada yang menyebutkan gambar itu diambil di sebuah rumah di salah satu gang di Kertosono. Ada pula yang menyebukan bahwa tempat pembuatan di wilayah Patian Rowo.

Beberapa pelajar yang ditemui Surya menyebutkan bahwa video mesum itu diperankan siswi SMA Negeri di Kertosono. “Katanya anak kelas 3,” kata siswa ini.

Sedangkan peman prianya yang dalam gambar terlihat berambut cepak itu tak diketahui nama dan asal desanya.

Beberapa siswa lainnya mengatakan video tersebut sudah beredar sejak awal bulan ini. Diawali peredaran di antara para pelajar, terutama para siswa baik negeri maupun swasta di Kertosono. Belakangan beberapa siswa SMAN Kertosono mengaku mengenal cewek di video itu.

Beberapa siswa ada yang menyebutkan, siswi dalam video itu sudah lulus Juli 2009 lalu. Namun ada juga yang mengatakan siswi ini baru saja dikeluarkan dari sekolah. Juga disebut-sebut, siswi ini merupakan warga Desa Nglawak, Kertosono.


http://rapidshare.com/files/298987395/Sma_kertosono_nganjuk.rar

Nganjuk, (tvOne)

Video
mesum pelajar yang diduga berasal dari sekolah menengah atas (SMA) di
Nganjuk, Jawa Timur, beredar luas di masyarakat, baik melalui sarana
telepon seluler (ponsel) maupun fasilitas di warung internet (warnet).

Video
dengan durasi 26 menit tersebut diambil dengan cara direkam lewat
ponsel. Dalam video tersebut, terekam adegan hubungan layaknya suami
istri yang dilakukan pasangan tersebut dalam sebuah kamar kosong.

Dari
rekaman gambar perempuan yang berada dalam video tersebut, diperkirakan
merupakan pelajar SMA Negeri I Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Beberapa
guru yang ditemui, Senin, mengaku, sudah mendengar kabar video itu,
namun belum bisa memastikan pelaku dalam video itu merupakan anak
didiknya.

"Kami memang sudah mendengar kabar video tersebut,
namun kami belum bisa memastikan murid bersangkutan berasal dari
sekolah ini," kata salah seorang guru, Nur Hadi.

Ia mengaku,
saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak guru lain maupun dengan
orang tua bersangkutan, untuk membicarakan pemeran dalam video tersebut.

Jika
benar yang bersangkutan merupakan pelajar dari sekolah tersebut,
sekolah akan membicarakan langkah yang harus diambil, agar kejadian
yang sama tidak terulang lagi.

Sayangnya, dalam rekaman tersebut, pemeran laki-laki tidak begitu jelas. Diduga, ia merupakan kekasih pelaku perempuan tersebut.

Sementara
itu, Kepala Kepolisian Sektor Kertosono AKP Karlin mengaku, pihaknya
sudah menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus video mesum yang sudah
beredar sekitar beberapa pekan.

Ia bahkan mengaku sudah
mendatangi sekolah bersangkutan untuk meminta penjelasan terkait dengan
pemeran dalam video tersebut, yang diduga berasal dari SMAN I Kertosono
tersebut.

"Kami sudah menerjunkan tim untuk ke sekolah tersebut,
dan saat ini kami sedang menyelidiki kemungkinan pelaku berasal dari
sekolah tersebut," kata Karlin.

Kasus video mesum tersebut bukan
pertama kali terjadi di Kabupaten Nganjuk. Kasus serupa pernah terjadi
sekitar Agustus 2008, dengan durasi sekitar 1,5 menit yang beredar
lewat sarana "bluetooth" dari ponsel ke ponsel di kalangan pelajar dan
masyarakat umum.(ANT)

http://www.megaupload.com/?d=6TLNN0S3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar